PROGRAM HAMIL
15 Juli 2020

Konsumsi Vitamin D Saat Program Hamil, Perhatikan Hal Berikut Ini!

Jangan sampai over suplementasi!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Tidak hanya baik untuk tulang dan gigi, mengonsumsi vitamin D saat program hamil kabarnya bisa membantu meningkatkan kesuburan dan peluang kehamilan.

Namun, sebelum mulai mengonsumsinya secara rutin, baik dari makanan ataupun suplemen, perhatikan terlebih dahulu beberapa informasi penting yang ada di bawah ini.

Benarkah Vitamin D Membantu Meningkatkan Kesuburan?

Konsumsi Vitamin D Saat Promil, Perhatikan Ini! 1

Foto: unsplash.com

“Data tentang hubungan antara vitamin D dan kesuburan alami serta keberhasilan selama perawatan kesuburan cukup bervariasi. Ada beberapa enelitian yang menunjukkan bahwa vitamin D meningkatkan keberhasilan IVF serta transfer embrio beku dari donor. Studi lain belum berhasil membuktikan itu,” kata Direktur Medis SGF K Street, Dr. Eric Widra, seperti dikutip dari Shady Grove Fertility.

Meskipun data mengenai vitamin D untuk kesuburan tidak konklusif, beberapa penelitian, salah satunya yang diterbitkan di jurnal Fertility and Sterility, telah menemukan bahwa kadar vitamin D dalam darah 25 ng / mL atau lebih dikaitkan dengan tingkat kehamilan yang lebih tinggi.

Baca Juga: Buat Calon Ayah, Ini 10 Tips Untuk Menyukseskan Program Hamil

Mendapatkan Asupan Vitamin D Saat Program Hamil

Konsumsi Vitamin D Saat Promil, Perhatikan Ini! 1

Foto: pexels.com

Idealnya, semua orang akan menyerap vitamin D dari matahari, khususnya saat pagi hari. Namun, tergantung pada wilayah tempat tinggal dan musim yang sedang berjalan, dalam beberapa kasus beberapa orang tidak bisa mendapatkan vitamin D dari matahari.

Meskipun begitu, Coneive Abilities menyebutkan bahwa vitamin D juga dapat ditemukan dalam beberapa makanan seperti hati, sereal sarapan yang diperkaya dengan vitamin D, margarin, keju, dan kuning telur.

Selain itu, dalam kondisi tertentu, Moms juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dalam bentuk suplemen sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter.

Baca Juga: Vitamin untuk Program Hamil, Apa saja yang Harus Dikonsumsi?

Dosis Vitamin D yang Dibutuhkan Untuk Program Hamil

Konsumsi Vitamin D Saat Promil, Perhatikan Ini! 3

Foto: pexels.com

Mengutip Cleveland Clinic, spesialis kesuburan Rebecca Flyckt, MD., merekomendasikan dosis harian vitamin D sekitar 1000 IU atau kurang bagi wanita sehat yang sedang mencoba hamil.

Sementara untuk vitamin D dalam bentuk suplemen, dosis yang direkomendasikan harus berdasarkan resep dokter sesuai dengan kondisi masing-masing. Umumnya, dosis yang direkomendasikan hanya sekitar 10mcg (400 IU) jika Moms tidak mengalami defisiensi.

Namun, jika tes darah menunjukkan bahwa Moms mengalami defisiensi vitamin D, maka dokter mungkin memberikan dosis yang lebih tinggi untuk jangka waktu tertentu.

“Suplemen vitamin D mungkin bermanfaat, tetapi terlalu banyak hal yang baik mungkin menjadikannya tidak baik,” kata Dr. Flyckt.

Risiko konsumsi suplemen vitamin D dosis tinggi tanpa pengawasan medis dan dalam jangka waktu yang lama, sebagaimana dikutip dari Made for Mums, dapat menyebabkan kelebihan kalium dalam tubuh (hiperkalsemia) yang dapat melemahkan tulang, serta merusak ginjal dan jantung.

“Suplementasi berlebihan mungkin (dampaknya) sama merugikannya dengan defisiensi,” ungkap Dr. Flyckt.

Itulah hal-hal penting yang perlu Moms perhatikan sebelum mengonsumsi vitamin D saat promil. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter dan tanyakan dosis yang sesuai dengan kondisi Moms untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Baca Juga: Kenali 3 Jenis Vitamin Prenatal untuk Moms yang Sedang Hamil

Artikel Terkait