KESEHATAN
26 Oktober 2019

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Aritmia Jantung

Para penderita aritmia jantung harus menghindari makanan-makanan ini
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Biasanya, jantung kita berdetak antara 60 dan 100 kali per menit. Mengonsumsi makanan tertentu atau minum minuman tertentu dapat meningkatkan detak jantung hingga di atas 100. Akibatnya menciptakan perasaan bahwa jantung berdebar, berdegup kencang atau berhenti berdetak.

Jika hal ini terjadi sesekali, kemungkinan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun jika Moms memiliki riwayat masalah jantung atau jika didiagnosis menderita atrial fibrilasi atau aritmia jantung, kita harus menganggapnya serius.

Baca Juga: Fakta Dibalik 3 Mitos Penyakit Jantung yang Sering Dipercaya

Detak jantung yang tidak teratur berpotensi menyebabkan komplikasi seperti gumpalan darah atau stroke.

Jika Moms memang menderita aritmia jantung, apa saja makanan yang harus dihindari penderitia aritmia jantung?

1. Minuman Kafein

aritmia jantung

Satu atau dua gelas kopi per hari akan baik-baik saja. Bahkan ada penelitian yang menunjukkan adanya manfaat kesehatan dari kafein.

“Namun, jangan berlebihan. Terlalu banyak kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung kita,” kata Dr. Eric Williams, ahli jantung di Mercy Clinic Heart and Vascular.

Menurutnya, kita harus berhati-hati dengan minuman berenergi yang memiliki stimulan dosis besar.

2. Hindari Macam-Macam Diet

aritmia jantung

Dilansir dari American College of Cardiology, banyak diet penurunan berat badan yang sebenarnya berbahaya bila menderita aritmia jantung. Berbagai diet seperti program berbasis cairan atau rejimen protein tinggi dapat memengaruhi konsentrasi elektrolit dalam aliran darah kita.

Baca Juga: Yuk Contoh Diet Ala Pelari Marathon yang Super Sehat

Jika Moms mengalami aritmia di masa lalu, maka harus berhati-hati terhadap diet fad. Untuk menghindari kekambuhan aritmia, selalu periksa dengan dokter sebelum membuat perubahan drastis pada kebiasaan makan kita.

3. Alkohol

aritmia jantung

Minum alkohol berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel jantung kita dan menyebabkan detak jantung ekstra.

Kabar baiknya adalah bahwa hati kita dapat kembali normal jika berhenti minum alkohol. Jika segelas anggur dengan makan malam adalah bagian dari rutinitas sehari-hari Moms, tidak apa-apa untuk melanjutkan selama itu tidak menyebabkan jantung berdebar dengan kencang.

Baca Juga: Ini 8 Makanan yang Ramah Jantung

4. Makanan dengan Senyawa Tyramine

aritmia jantung

Menurut Dr. Chester Hedgepeth, kepala kardiologi di Kent Hospital di Warwick, makanan dengan senyawa tyramine dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko gejala aritmia jantung.

Makanan yang memiliki tyramine tingkat tinggi meliputi keju tua, seperti cheddar, daging yang diawetkan, kubis yang difermentasi, saus tertentu, termasuk kecap dan kecap ikan. Moms perlu berhati-hati terhadap beberapa makanan ini ya.

Itu dia Moms beberapa makanan yang perlu dihindari untuk penderita aritmia jantung. Tetap berhati-hati ya Moms.

Artikel Terkait