KESEHATAN
6 September 2019

Mengenal Autoimun, Penyakit yang Diderita Raditya Dika

Diabetes melitus tipe 1 termasuk dalam penyakit autoimun
placeholder

Foto: instagram.com/raditya_dika/

placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Pada akhir Agustus lalu, Raditya Dika melakukan perjalanan ke Singapura untuk check-up tentang penyakit autoimun yang dideritanya.

Hal ini seperti diungkapkan pada vlog yang ia unggah di kanal YouTube-nya. Ia menceritakan tentang perjalanannya bersama sang istri, Anissa, dan putri kecilnya, Alinea.

"Halo semua, hari ini kita mau ke Singapura. Karena gue mau check-up setahun sekali untuk penyakit autoimun gue," terang Raditya.

Namun, Raditya tidak menyebutkan jenis penyakit autoimun apa yang saat ini ia miliki, hingga harus memeriksakan diri ke Singapura.

Apa Itu Penyakit Autoimun?

Mengutip dari Johns Hopkins Medicine, penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh tidak dapat membedakan sel-sel sendiri dan sel asing.

Hal ini berdampak pada sel-sel tubuh yang melakukan serangan yang salah pada tubuh sendiri. Sehingga menyebabkan kerusakan yang kemudian dikenal sebagai penyakit autoimun.

Tetapi, hingga saat ini, para pakar masih belum menemukan penyebab pasti mengapa kondisi penyakit autoimun ini dapat terjadi pada beberapa orang.

Ada lebih dari 80 jenis penyakit autoimun yang dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh.

Baca Juga: Ibunda Mikha Tambayong Meninggal karena Autoimun, Ini Gejala dan Faktor Risiko Penyakit Autoimun

Penyebab Penyakit Autoimun

Dalam podcast UNC School of Medicine, Patrick Nachman, MD, seorang dokter nefrologis, menjelaskan bahwa penyakit autoimun merupakan hal yang kompleks.

"Penyakit autoimun adalah penyakit yang kompleks. Kami tidak sepenuhnya mengerti apa yang menyebabkan ini. Tetapi kami tahu bahwa ini bukanlah sesuatu yang disebabkan oleh pasien," jelasnya.

Oleh karena itu, pasien yang mengidap penyakit autoimun tidak perlu merasa khawatir tentang adanya kesalahan yang dilakukan dan dianggap dapat memicu penyakit tersebut.

"Jika, seorang pasien telah melakukan sesuatu yang menyebabkan penyakit, kami akan tahu apa yang menyebabkan penyakit autoimun ini dan kemudian dapat menjawab pertanyaan itu," terang dr. Patrick.

Baca Juga: 6 Sayuran yang Bisa Mencegah Penyakit Autoimun, Bisa Jadi Pilihan!

Jenis Penyakit Autoimun yang Umum Terjadi

Ada sekitar 80 jenis penyakit autoimun yang bisa dialami oleh seseorang. Mengutip dari Healthline, berikut ini jenis penyakit autoimun yang umum terjadi pada banyak orang.

1. Diabetes Tipe 1

100516_diabetesbloodtest_THUMB_LARGE.jpg

Pankreas menghasilkan hormon insulin, yang membantu mengatur kadar gula darah.

Pada diabetes melitus tipe 1, sistem kekebalan menyerang dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas.

Dampaknya, kadar gula darah tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, serta organ-organ seperti jantung, ginjal, mata, dan saraf.

2. Rheumatoid Arthritis (RA)

Nyeri Kaki, 7 Penyakit Ini Mungkin Penyebabnya 1.jpg

Penyakit rheumatoid arthritis (RA) disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang sendi. Dampaknya, menyebabkan kemerahan, rasa hangat, nyeri, dan kekakuan pada persendian.

Penyakit ini juga bisa terjadi lebih dini, yaitu pada mereka yang berusia 30-an tahun atau bahkan bisa lebih cepat.

Baca Juga: Selebgram Olivia Lazuardy Mengidap Penyakit Autoimun Psoriasis, Ketahui 5 Faktanya

3. Psoriasis

Ini 3 Masalah Kulit saat Hamil yang Bersifat Patologis-4.jpg

Tubuh melakukan pertumbuhan dan pergantian sel kulit pada waktu tertentu, tetapi pada kasus psoriasis, pertumbuhan sel-sel kulit ini tumbuh terlalu cepat.

Akibatnya, sel-sel kulit menumpuk, dan membentuk bercak merah yang meradang. Biasanya dengan sisik perak-putih pada kulit.

4. Multiple Sclerosis

Stress

Multiple sclerosis (MS) merusak selubung mielin, yaitu lapisan pelindung yang mengelilingi sel-sel saraf, di sistem saraf pusat.

Kerusakan pada selubung mielin memperlambat kecepatan pengiriman pesan antara otak dan sumsum tulang belakang, ke dan dari seluruh tubuh.

Kerusakan ini dapat menyebabkan gejala seperti mati rasa, lemah, masalah keseimbangan, dan kesulitan berjalan.

Baca Juga: 8 Penyakit Autoimun yang Harus Kita Ketahui

5. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

gejala lupus - nyeri sendi.jpg

Para dokter di tahun 1800-an awalnya menggambarkan penyakit lupus sebagai penyakit kulit karena ruam yang timbul dan menjadi gejala umum.

Namun, penyakit ini sebenarnya memengaruhi banyak organ tubuh, termasuk persendian, ginjal, otak, dan jantung.

Gejala umum dari penyakit ini yaitu nyeri sendi, kelelahan, dan ruam.

6. Penyakit Radang Usus

mengatasi masalah pencernaan

Penyakit radang usus, atau inflammatory bowel disease (IBD), merupakan kondisi yang menyebabkan peradangan pada lapisan dinding usus.

Setiap jenis penyakit radang usus menyerang bagian saluran pencernaan yang berbeda-beda.

Misalnya penyakit Crohn, merupakan peradangan pada bagian dari saluran pencernaan, mulai dari mulut ke anus.

Sementara penyakit kolitis ulserativa, hanya menginfeksi lapisan usus besar dan dubur.

Itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang penyakit autoimun. Ternyata, penyakit autoimun itu banyak sekali ya jenisnya Moms.

Artikel Terkait