KEHAMILAN
5 April 2020

Pengentalan Darah Saat Hamil, Ini Hal yang Perlu Moms Ketahui

Gejalanya sedikit, tapi sangat berbahaya bagi ibu hamil dan bayi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Thrombophilia atau pengentalan darah adalah suatu kondisi di mana darah wanita yang sedang hamil kekurangan cairan dan mengandung protein ACA (Anticardiolipin Antibody) yang tinggi.

Dilansir dari data yang dirilis oleh the American College of Obstetricians and Gynecologists, wanita hamil berisiko enam kali lebih tinggi terkena pengentalan darah.

Pengentalan darah saat hamil ini biasanya terjadi saat usia kehamilan memasuki tiga bulan dan dapat berlanjut 6 bulan setelah melahirkan.

Moms perlu mengetahui penyebab, risiko, dan cara mengatasi pengentalan darah saat hamil berikut ini.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Darah Tinggi Saat Hamil

Penyebab Pengentalan Darah Saat Hamil

Ketahui Mengenai Pengentalan Darah Saat Hamil.jpg

Foto: m3india.in

Menurut the American Society of Hematology, ciri-ciri pengentalan darah cenderung terjadi di area jantung, otak, paru-paru, lengan dan perut.

Pengentalan darah saat hamil di area jantung akan membuat wanita hamil merasakan sakit yang luar biasa di bagian dada.

Moms akan merasakan napas yang menjadi pendek, pusing, mual dan muntah, keringat mengucur, dan tidak nyaman di tubuh bagian atas.

Sementara jika darah mengental di bagian otak, wanita hamil akan mengalami masalah penglihatan, kesulitan berbicara, sakit kepala yang luar biasa, dan pelemahan di area wajah dan lengan.

Pengentalan darah saat hamil juga dapat menyerang bagian paru-paru dengan gejala napas pendek, jantung yang berdetak lebih cepat, demam, dan batuk darah.

Jika pengentalan darah pada lengan, ibu hamil akan mengalami nyeri, bengkak, dan rasa panas tiba-tiba di area lengan.

Moms juga perlu mengetahui bahwa pengentalan darah dapat terjadi di bagian perut ditandai dengan rasa sakit dengan intensitas yang sering, diare, dan muntah-muntah.

Risiko Pengentalan Darah

Ketahui Mengenai Pengentalan Darah Saat Hamil 3.jpg

Foto: guiainfantil.com

Kerap tidak bergejala, pengentalan darah saat hamil dapat mengakibatkan kematian pada janin dalam kandungan.

Darah yang mengental dalam tubuh dapat menyebabkan keguguran.

Selain itu, pengentalan saat hamil dapat mengakibatkan stroke dan gangguan fungsi pada pembuluh darah nadi, karena pengentalan darah akan menyumbat pembuluh darah.

Ibu hamil juga akan rentan terhadap anemia, leukopenia, dan memicu pembekuan darah.

Kemudian pengentalan darah ini dapat meningkatkan risiko bayi terlahir prematur yang disebabkan aliran darah tidak teratur.

Aliran darah yang lambat akan memengaruhi plasenta, maka akan menyebabkan jalur makan bayi tidak dapat bekerja secara optimal dan membahayakan kelangsungan hidup bayi dalam kandungan.

Baca Juga: Pendarahan setelah Berhubungan Seks saat Hamil, Normalkah?

Cara Mengatasi Pengentalan Darah

Ketahui Mengenai Pengentalan Darah Saat Hamil 3.jpg

Foto: famillechretienne.fr

Minim gejala, sebaiknya ibu tidak boleh mengabaikan, karena dapat membahayakan ibu dan janin dalam kandungan.

Menurut Pamela Barens, MD, seorang ginekolog di University of Texas Medical School, Houston, pengentalan darah dipicu oleh berat badan yang berlebih dan kurangnya aktivitas fisik.

Maka dari itu ibu hamil harus tetap aktif seperti melakukan gerakan-gerakan kecil untuk meregangkan badan setidaknya selama 30 menit.

hamil, banyak ibu hamil yang tidak percaya diri dengan perubahan fisiknya.

Sebagian akan mengurangi makanan tertentu, padahal janin dalam kandungan membutuhkan asupan nutrisi yang baik dan tepat.

Jika ibu hamil ingin melakukan diet, pastikan memilih pola diet yang tepat sesuai dengan kondisi fisiknya.

Konsumsi makanan sehat seperti, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, gandum, dan makanan yang mengandung omega 3.

Selain itu, pakaian juga perlu diperhatikan.

Pastikan tetap memilih pakaian yang nyaman dan aman.

Bagi Moms yang masih melakukan kegiatan merokok, perlu memberhentikan kegiatan ini saat sedang hamil, karena rokok efektif meningkatkan risiko pengentalan darah.

Ibu hamil perlu minum air putih setidaknya lebih banyak dari sebelum hamil, 3-4 liter setiap harinya.

Ibu hamil juga harus rutin mengonsumsi vitamin E yang mampu menghindari gangguan jantung, stroke, dan pengentalan darah.

Tidak ada salahnya untuk mewaspadai kondisi-kondisi seperti itu dan berkonsultasi dengan dokter.

Semakin cepat memahami gejala-gejalanya, semakin cepat pula tindakan yang akan dilakukan untuk menghindari risiko buruk terjadi.

Baca Juga: 4 Bahaya Obesitas pada Ibu Hamil, Moms Harus Waspada!

Artikel Terkait