BALITA DAN ANAK
26 Februari 2020

Ini Penyakit Mata yang Umum Dialami Anak

Disimak dengan baik ya, Moms!
Artikel ditulis oleh Ninta
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Iritasi, infeksi, dan gangguan mata lainnya dapat menjadi pemicu penyakit mata pada anak.

Ini tentu tidak baik untuk anak, khususnya di masa pertumbuhannya. Sebab, mata merupakan indra yang ia butuhkan untuk mengeksplor banyak hal.

"Penglihatan adalah hal mendasar bagi begitu banyak aspek pembelajaran, mulai dari mengenali wajah dan bentuk hingga membaca. Sejak lahir hingga berusia 7 sampai 10 tahun adalah saat yang kritis untuk mengembangkan penglihatan anak," kata Laura K. Green, MD, spesialis kornea dan komprehensif dokter mata di Krieger Eye Institute.

Baca Juga: Mata Besar Indah Anak Ini Ternyata Disebabkan Penyakit Langka

Inilah sebabnya Moms dan Dads harus menjaga kesehatan matanya dari beragam penyakit.

Macam-macam Penyakit Mata Pada Anak

penyakit mata pada anak

Foto: mommymundo.com

Dikutip dari American Academy of Pediatrics (AAP) beberapa penyakit mata ini merupakan masalah mata yang umum terjadi pada anak-anak.

Penyakit mata pada anak ini juga butuh penanganan khusus dari dokter mata di rumah sakit jika berlangsung cukup lama.

1. Mata Malas

penyakit mata pada anak

Foto: kalingatv.com

Strabismus, mata malas, atau mata yang tidak selaras terjadi ketika satu mata berbelok ke dalam, ke luar, ke atas atau ke bawah, menjadikannya tidak sejajar.

Dalam kasus yang kronis, ambliopia, juga dikenal sebagai mata malas, dapat berkembang lebih buruk lagi.

"Mata malas disebabkan oleh penglihatan yang berkurang secara signifikan di satu mata dan ini memengaruhi sekitar lima persen anak-anak," kata Tanya Sitter, seorang ahli kacamata di Olds, Alberta.

Kabar baiknya adalah penyakit ini dapat dikoreksi dengan kacamata atau penutup mata sementara, terutama jika didiagnosis pada tahun-tahun prasekolah.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Mata Belekan Pada Anak!

2. Mata Merah atau Kering

penyakit mata pada anak

Foto: medicalnewstoday.com

Si Kecil yang terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar baik komputer maupun smart phone berisiko mengalami mata merah, kering, dan gatal.

Pastikan anak mengurangi intensitasnya bermain dengan aturan yang dapat membantunya lebih disiplin agar matanya pun terjaga.

"Terapkan aturan 20-20-20. Di situlah mereka beristirahat selama 20 detik setiap 20 menit untuk melihat sejauh 20 kaki," kata Tanya Sitter. Ini akan membuat mata anak relaks dan mengembalikan pola kedip yang normal, melumasi kacamata mereka.

3. Kesalahan Bias

penyakit mata pada anak

Foto: eyesitetexas.com

Kesalahan bias pada mata anak seperti rabun jauh paling umum terjadi pada anak-anak usia sekolah.

Penglihatan jauh dan astigmatisme (kelengkungan mata yang merusak penglihatan) juga merupakan masalah umum.

Ketiga masalah ini dapat dikoreksi dengan kacamata. Pastikan Moms memeriksa perkembangan kemampuan mata anak setiap enam bulan sekali agar penyakit ini tidak menimbulkan gangguan lain seperti pusing dan kelelahan.

Baca Juga: Ada Lingkaran Hitam di Bawah Mata Anak, Normalkah?

4. Pink Eye

penyakit mata pada anak

Foto: mommybites.com

Jika Moms melihat mata merah pada Si Kecil, ini juga bisa menjadi tanda bahwa anak mengalami pink eye atau konjungtivitis.

Peradangan ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, tetapi juga bisa dialami karena alergi.

Penyakit ini dapat menular dengan mudah dari anak satu ke anak lainnya melalui tangan.

Pastikan Si Kecil selalu mencuci tangan dengan sabun dan menjauhkan jari dari mata mereka agar terhindar dari penyakit mata pada anak ini.

Jika terlanjur mengalaminya, Moms bisa memberikan obat tetes mata yang dijual bebas yang aman untuk anak.

Baca Juga: Pahami 5 Faktor yang Dapat Menjaga Kesehatan Mata Anak Ini

5. Penyumbatan Saluran Air Mata

penyakit mata pada anak

Foto: momjunction.com

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) satu dari sepuluh bayi dilahirkan dengan saluran air mata yang tersumbat.

"Kami biasanya melihat saluran air mata yang tersumbat pada anak di bawah 1 tahun. Seringkali, orang tua akan memperhatikan bahwa salah satu mata selalu berair dan membawanya ke dokter," kata Lauren S. Blieden, MD, dokter mata di Robert Cizik Eye Clinic dan asisten profesor klinis di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di Houston.

Baca Juga: Mata Anak Merah, Apa Sebabnya?

Jika infeksi ringan terjadi pada anak yang mengalami hal ini dan tidak sembuh dengan sendirinya pada saat Si Kecil berusia 12 bulan, maka dokter mata akan melakukan prosedur yang relatif sederhana untuk mengobatinya.

Penyakit mata pada anak tentu dapat diobati. Namun, pastikan Si Kecil mendapatkan pertolongan dari dokter mata jika penyakitnya tidak kunjung sembuh setelah mendapatkan bantuan dari Moms, ya.

Artikel Terkait