KESEHATAN
30 Mei 2020

Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Pusing dan Pingsan Saat Hamil

Tak sedikit yang memiliki keluhan pusing saat hamil. Namun apa jadinya jika pusing tersebut hingga pingsan?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Menurut American Pregnancy Association, selama kehamilan tubuh wanita yang sedang hamil akan mengalami banyak perubahan dan beberapa di antaranya membuat Moms lebih cenderung merasa pusing selama hamil.

Beberapa wanita hamil bahkan mengalami pingsan.

Dilansir dari Verywell Family, pusing merupakan gejala kehamilan yang sangat umum dan normal dialami wanita hamil, namun pingsan tidak selalu dialami wanita hamil.

Moms perlu mengetahui apa penyebab dan cara mencegahi pusing dan pingsan saat hamil.

Baca Juga: 6 Penyebab Pusing Saat Hamil dan Cara Alami Mengatasinya

Penyebab Pusing dan Pingsan saat Hamil

Ketahui Mengenai Pusing Hingga Pingsan Saat Hamil.jpg

Foto: pregnancystages.net

Proses perubahan hormon yang cepat selama kehamilan menjadi salah satu penyebab Moms merasa pusing dan pingsan.

Tubuh Moms saat hamil akan menganggap janin dalam kandungan merupakan benda asing.

Hal tersebut memicu aliran darah menjadi lambat dan mengurangi volume darah yang sampai ke otak.

Selama kehamilan, Moms akan beradaptasi dengan beberapa sistem metabolisme yang menyebabkan Moms menjadi lemah.

Kadar gula yang rendah dalam tubuh dapat membuat Moms pingsan, jika tidak bisa menahan sistem yang terjadi.

Selain kadar gula yang rendah, tekanan darah yang rendah juga memicu pusing dan pingsan saat hamil.

Lalu, Moms yang kekurangan zat besi akan mengalami anemia yang dapat membuat Moms merasakan pusing berat.

Kurang zat besi saat hamil, tidak bisa mendapatkan sel darah merah yang cukup sehingga akan mengalami kekurangan oksigen.

Kondisi seperti itu dapat mengakibatkan pingsan. Bukan hanya itu saja, posisi tidur dapat menjadi salah satu pemicunya.

Ketika usia kehamilan Moms memasuki trimester kedua dan ketiga, ukuran perut yang sudah membesar mengakibatkan tidur terlentang tidak disarankan.

Saat Moms tidur terlentang, tekanan dari janin akan menghambat aliran darah dari bagian tubuh bawah yang seharusnya kembali ke jantung.

Maka darah yang dipompa jantung berkurang dan mengakibatkan tekanan darah menjadi rendah dan aliran darah ke otak berkurang.

Hal tersebut memicu pusing berlebih, bahkan pingsan. Kemudian, suhu udara yang terlalu panas menjadi pemicu Moms mengalami pingsan.

Kondisi cuaca yang panas akan membuat Moms lelah selama kehamilan dan mendapat tekanan dari faktor hormonal.

Baca Juga: Ibu Hamil Pingsan, Ketahui Penyebab dan cara Mengantisipasinya

Cara Mencegah dan Mengatasi Pusing

Ketahui Mengenai Pusing Hingga Pingsan Saat Hamil 3.jpg

Foto: babyment.com

Moms dapat menghindari rasa pusing dengan mengatasi penyebabnya. Misalnya, Moms merasa pusing ketika berdiri tiba-tiba, usahakan untuk tetap dalam posisi duduk.

Moms dapat berdiri kembali setelah duduk dengan melakukannya secara pelan-pelan.

Usahakan Moms selalu terhidrasi dengan baik dengan gizi yang seimbang. Pastikan protein dan karbohidrat tetap tercukupi untuk membantu menstabilkan gula darah.

Gunakan pakaian yang longgar atau tidak terlalu ketat. Moms juga perlu menghindari posisi tidur telentang, terutama memasuki trimester kedua dan ketiga.

Selain itu, Moms juga perlu menghindari beraktivitas lama dengan kondisi cuaca yang terlalu panas.

Dengan mengetahui apa saja yang perlu dilakukan, Moms dapat meminimalisir rasa pusing yang dialami dan tidak berlanjut mengalami pingsan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Hamil?

Artikel Terkait