DI ATAS 5 TAHUN
29 April 2019

Sering Konsumsi Makanan Manis, Berbahayakah untuk Kesehatan Gigi Anak?

Camilan manis sering menjadi favorit anak, berbahayakah?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina
Disunting oleh Dina


Gigi bukan hanya pemanis senyuman atau hanya sekadar pajangan belaka saja.

Gigi punya fungsi yang penting untuk tubuh karena sebagai gerbang utama masuk ke dalam sistem pencernaan.

Tak heran kalau sedari dini sudah perlu diajarkan untuk menjaga kesehatan gigi anak.

Ketika anak masih kecil, peranan orangtua sangat dibutuhkan untuk merawat kesehatan gigi anak.

Masalah yang sering ditemukan orangtua saat merawat kesehatan gigi anak adalah kebiasaan anak mengonsumsi makanan manis.

Makanan manis seperti es krim, cokelat, kue, dan permen adalah camilan yang sering menjadi favorit anak.

Meskipun rasanya enak, namun kebiasaan konsumsi makanan manis bisa memengaruhi kesehatan gigi anak.

Baca Juga: 5 Tips Jitu Memilih Suplemen Vitamin Untuk Anak

Hal tersebut diungkapkan drg. Rizka Aulia Zaim, seorang dokter gigi spesialis anak dari Brawijaya Children and Women Clinic Bandung.

Namun, bukan berarti anak tidak boleh mencicipi nikmatnya rasa permen cokelat atau es krim sama sekali.

Tetap ada cara untuk menyiasati agar kesehatan gigi anak terjaga meskipun mengonsumsi makanan manis.

“Makanan manis jelas ada pengaruhnya untuk kesehatan gigi anak. Tapi, jangan larang anak untuk kehilangan indahnya kesenangan masa kecilnya untuk menikmati makanan yang manis-manis,” ujar drg. Rizka kepada Kulwap Orami Community pada Kamis (14/2).

Untuk itu, coba ikuti cara di bawah ini untuk menjaga kesehatan gigi anak meskipun ia mengonsumsi makanan manis sebagai jenis camilan favoritnya.

Tahu Batasan yang Tepat

anak sering konsumsi makanan manis, berbahayakah untuk giginya 1

Foto: nageldental.com

Orangtua perlu memahami bahwa makanan manis tak hanya memengaruhi kesehatan gigi anak, namun juga berpotensi menyebabkan obesitas.

Hal tersebut karena makanan manis biasanya memiliki kalori tinggi namun sedikit nutrisi dan gizi.

Moms bisa memberikan batasan kepada anak berapa banyak ia boleh mengonsumsi makanan manis.

Misalnya, anak hanya boleh makan permen favoritnya setiap hari libur atau mencicipi manisnya kue cokelat sesekali setelah ia menghabiskan semua makan siangnya.

Setiap orangtua pasti mengetahui batasan masing-masing anaknya untuk mengonsumsi makanan manis.

Di samping itu, memeriksakan kesehatan gigi anak ke dokter gigi sangat dianjurkan, selambat-lambatnya sejak ia berusia satu tahun atau sejak gigi pertamanya tumbuh.

Sehingga Moms bisa memantau perkembangan gigi anak dan mengetahui jika terjadi sakit gigi pada anak.

Baca Juga: Mengapa Harus Memberikan Anak Beragam Jenis Protein? Ini Penjelasan Ahli

Mengajarkan Kebiasaan Sikat Gigi

anak sering konsumsi makanan manis, berbahayakah untuk giginya 2

Foto: dentrixdentalcare.com

Tidak anak yang tidak suka makanan manis.

Jadi, daripada melarang anak untuk mengonsumsi makanan manis, Moms bisa mengganti cara dengan mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan gigi pada anak sejak dini.

Hal utama yang perlu diajarkan pada anak adalah kebiasaan untuk menggosok giginya.

Pendampingan orangtua diperlukan untuk memastikan anak benar-benar menggosok giginya sampai bersih, terutama jika ia habis makan yang manis-manis.

Jika anak sulit untuk diajak sikat gigi, pelan-pelan beritahu anak, tentang dampak yang terjadi kalau ia malas menyikat gigi.

Ajak juga anak untuk menjadikan sikat gigi sebagai aktivitas yang menyenangkan. Cara ini dapat efektif menjaga kesehatan gigi anak sejak dini.

Baca Juga: Yuk Ajak Anak Flossing, Bermanfaat untuk Kesehatan Giginya!

Mengganti Jenis Camilan yang Lebih Sehat

anak sering konsumsi makanan manis, berbahayakah untuk giginya 3

Foto: southernbite.com

Masalah yang akan dihadapi orangtua ketika anak memaksa untuk mengonsumsi makanan manis dan menolak makanan lain untuk ia makan.

Cara untuk mengatasinya adalah Moms mengganti makanan manis mengandung gula dan kalori lebih tersebut dengan camilan sehat yang rasanya tetap manis.

Beberapa jenis makanan bisa dijadikan pilihan seperti potongan buah segar atau puding terbuat dari buah seperti jeruk, buah beri, mangga, semangka, dan lainnya sebagai camilan sehat untuk anak.

Pastikan anak memilih buah yang diinginkannya agar ia lebih menikmati buah tersebut.

Ingat Moms, kesehatan gigi anak berpengaruh untuk kesehatan tumbuh kembangnya. Rawat gigi anak tanpa ia harus kehilangan kesenangan masa kecilnya, ya.

(DG)

Artikel Terkait