BAYI
13 Juli 2020

Shandy Aulia Berikan MPASI untuk Claire Herbowo, Ini Bahaya MPASI Dini

Si Kecil Claire baru genap berusia 5 bulan
placeholder

Foto: instagram.com/shandyaulia

placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Amelia Puteri

Lahir pada 12 Februari 2020, Claire Herbowo, anak dari pasangan Shandy Aulia dan David Herbowo genap berusia 5 bulan. Shandy kerap mengunggah foto bersama bayi kecilnya tersebut.

Pada salah satu unggahannya, Shandy mengumumkan jika ia sudah memberikan MPASI dini pada Claire sejak 9 Juli 2020. Hal ini mengundang reaksi warganet tentang dampak pemberian MPASI dini.

Padahal, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pemberian MPASI dapat diberikan di usia sekitar 6 bulan, apabila ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Lalu, seperti apa dampak dari pemberian MPASI dini dan adakah manfaatnya? Berikut ini penjelasannya.

Baca Juga: MPASI Dini Bantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak?

Bahaya Pemberian MPASI Dini

bahaya MPASI dini

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa bahaya yang bisa terjadi jika Moms memberikan MPASI terlalu dini. Karena itu, sebaiknya konsultasikan ke dokter anak terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk MPASI di bawah usia 6 bulan ya, Moms.

1. Asupan Nutrisi yang Tidak Cukup

Mengutip National Childbirth Trust, satu kekhawatiran dari pemberian MPASI adalah apakah makanan yang diberikan cukup bervariasi dan juga bergizi.

Ada sebuah studi yang menemukan bayi yang diberikan MPASI mengonsumsi asupan lemak dan lemak jenuh yang lebih tinggi, tetapi asupan zat besi, seng, dan vitamin B12 lebih rendah.

Baca Juga: 4 Jenis Umbi untuk MPASI Bayi yang Lezat dan Penuh Nutrisi

2. Mungkin Bisa Membuat Si Kecil Tersedak

Dalam Italian Journal of Pediatrics, tersedak bisa mudah terjadi pada bayi yang belajar makan, karena Si Kecil memindahkan makanan ke mulut, mengunyah dan menggigit untuk pertama kalinya.

Bahkan di usia enam bulan, bayi mungkin belum mengembangkan keterampilan motorik oral yang diperlukan untuk mengolah makanan utuh dengan aman (seperti mengunyah dan menelan).

Hal ini bisa menjadi sebuah hal yang berbahaya dalam memberikan MPASI dini. Apalagi, tidak semua anak usia 6 bulan siap untuk mulai diberikan makanan padat.

Tetapi, sebuah survei kecil pada British Medical Journal disebutkan tidak ada perbedaan dalam insiden tersedak antara pemberian MPASI dan kelompok penyapihan tradisional.

3. Pengalaman Makan yang Buruk

Meskipun tersedak dan batuk adalah refleks untuk membantu mencegah bayi tersedak, hal ini bisa menjadi tidak nyaman dan sulit bagi Si Kecil. Ini bisa menjadi bahaya memberikan MPASI dini yang lainnya.

Di masa pertumbuhannya, pengalaman makan yang positif akan menjadikan Si Kecil lebih mudah dalam mencoba hal-hal baru. Misalnya eksplorasi rasa, tekstur, dan juga aroma.

Baca Juga: Baby-Led Weaning, Metode Memberikan MPASI Bayi, Perlukah Dicoba?

Manfaat Pemberian MPASI Dini

manfaat MPASI dini

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun memberikan MPASI dini mungkin bisa menjadi hal yang berbahaya, tetapi ada juga beberapa manfaat yang didapatkan Si Kecil. Tetapi, Moms tetap harus berkonsultasi dengan dokter anak sebelum melakukannya, ya.

1. Mengajarkan Kemampuan Baru

Mengutip Cincinnati Children's Hospital, pemberian MPASI dapat membantu mengajarkan keterampilan baru pada Si Kecil, termasuk keterampilan oral dan motorik halus. Selain itu, hal ini bisa membantu koordinasi tangan dan mata.

Untuk bayi yang mungkin tidak yakin dengan rasa atau tekstur baru, pemberian MPASI dapat memberikan Si Kecil kendali untuk memutuskan apakah ia akan menelan makanan tersebut atau tidak.

Baca Juga: 3 Resep MPASI Ikan untuk Dinikmati Si Kecil

2. Si Kecil Belajar Banyak Tentang Makanan

Manfaat memberikan MPASI pada bayi yaitu membuat ia belajar lebih banyak tentang makanan. Si Kecil juga dapat belajar mandiri, dengan mengenali makanan yang mereka sukai dan tidak disukai.

Menurut Natural Child, bayi yang diberi makan sendiri belajar tentang tampilan, bau, rasa, dan tekstur makanan yang berbeda, dan bagaimana rasa yang berbeda terpadu.

3. Berbagi Waktu Makan Bersama Keluarga

Dengan metode MPASI dini, bayi akan bergabung bersama keluarga pada saat jam makan tiba. Hal ini menyenangkan bagi Si Kecil dan memungkinkan ia untuk meniru perilaku makan.

Selain itu, Si Kecil dapat belajar tentang bagaimana metode konsumsi makanan bisa berbeda, berbagi makanan dengan anggota keluarga, menunggu giliran, dan membuat percakapan.

Berbagi waktu makan bersama keluarga memiliki dampak positif pada hubungan keluarga, keterampilan sosial, perkembangan bahasa, dan kebiasaan makan yang sehat.

Itu dia Moms, penjelasan tentang bahaya memberikan MPASI dini pada Si Kecil dan juga manfaatnya. Jika Moms ingin melakukannya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak, ya.

Artikel Terkait