GAYA HIDUP
10 Januari 2020

Meski Terdengar Seksi, Ini Bahaya yang Ada di Balik Suara Serak

Awalnya terdengar seksi, tapi suara serak bisa jadi bahaya jika tidak segera ditangani.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Suara serak-serak basah terasa seksi untuk didengar, bukan? Namun, setiap suara yang berubah menjadi parau itu ternyata merupakan tanda adanya gangguan pada organ tubuh.

Penyebab timbulnya suara serak memang beragam, mulai dari yang ringan, seperti iritasi hingga yang berat, seperti kanker.

Bahaya yang Timbul dari Suara Serak

Lalu bahaya apa saja yang terdapat di balik suara serak?

Baca Juga: Penyebab Laringomalasia yang Membuat Nafas Bayi Terdengar Seperti Dengkuran

1. Laringitis

kesehatan, suara, serak

Foto: freepik.com

Laring atau dikenal sebagai kotak suara adalah organ pada leher yang melindungi trakea dan terlibat dalam produksi suara. Jika laring berada dalam keadaan yang tidak normal, maka perubahan suara merupakan salah satu tandanya.

Dikutip dari Medical News Today, penyakit laringitis akan menyebabkan pembengkakan radang laring yang memengaruhi fungsi laring. Selain itu, laringitis juga dapat menyebabkan perubahan suara, seperti suara serak.

Laringitis akut biasanya timbul dengan cepat dengan gejala yang biasanya berlangsung sekitar 1 minggu. Umumnya ini bukan kondisi serius dan sering hilang tanpa perawatan medis. Sedangkan, laringitis kronis berlangsung lebih dari 3 minggu.

2. Gangguan Tiroid

kesehatan, suara, serak

Foto: freepik.com

Jika Moms dan Dads mendapati suara serak dalam waktu yang cukup lama, bisa jadi ini adalah tanda dari adanya gangguan tiroid. Gangguan ini bisa mengarah pada kanker tiroid tetapi beberapa gejalanya tidak disebabkan oleh kanker itu sendiri, melainkan nodul tiroid.

Biasanya sebagian besar orang dewasa akan memiliki banyak nodul tiroid dan seiring bertambahnya usia. Perlu diingat bahwa 95% dari semua nodul tiroid tidak bersifat kanker, tetapi kebanyakan orang yang didiagnosis dengan kanker tiroid biasanya sudah tahu kalau mereka memiliki nodul tiroid.

Jka Moms dan Dads menemukan adanya benjolan, rasa sakit pada leher, susah menelan disertai suara parau, segeralah periksakan ke dokter.

Baca Juga: GERD, Gangguan Pencernaan yang Mirip Serangan Jantung

3. GERD

kesehatan, suara, serak

Foto: freepik.com

Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD ternyata bisa dideteksi melalui suara parau yang Moms dan Dads derita. Bagaimana mungkin suara serak dapat menjadi indikasi dari GERD? Suara serak dapat terjadi ketika asam lambung naik ke tenggorokan dan mengiritasi jaringan.

"Tenggorokan Anda terasa sakit karena sedikit asam keluar dari kerongkongan dan mengiritasi tenggorokan," kata Gina Sam, MD, MPH, ahli gastroenterologi dan direktur Pusat Motilitas Gastrointestinal Mount Sinai Gastrointestinal Motility Center, New York.

Biasanya suara serak yang disebabkan oleh GERD terjadi paling buruk di pagi hari. Sedangkan, pada beberapa orang yang punya asam lambung dan masalah laring akan mengalami iritasi pada pita suaranya. Keadan ini disebut Laryngopharyngeal Reflux (LPR).

4. Penyakit dan Gangguan Saraf

kesehatan, suara, serak

Foto: freepik.com

Suara serak juga bisa menjadi tanda bahwa terdapat penyakit atau gangguan pada saraf di otak. Hal ini terjadi karena kondisi neurologis yang memengaruhi area otak, yang mengontrol otot di tenggorokan atau laring.

Selain itu suara serak dengan volume suara yang rendah kadang juga merupakan gejala dari penyakit Parkinson atau stroke. Suara serak ini terdengar datar, penuh udara, monoton, dengan pengambilan napas pada waktu yang tidak tepat.

"Selain itu, pasien juga mungkin mengalami penurunan kedipan dan kurangnya ekspresi wajah. Mereka juga tidak menyadari adanya perubahan volume suara yang menjadi rendah serta cara mereka mengambil napas yang tidak tepat" jelas dokter Seth M. Cohen dari Duke University Medical Center, Durham.

Baca Juga: Suara Si Kecil Terlalu Besar? Begini Caranya Mengajarkan Balita Mengendalikan Volume Suaranya

5. Kelumpuhan Pita Suara

kesehatan, suara, serak

Foto: freepik.com

Gangguan kelumpuhan pada pita suara ini adalah gangguan suara yang terjadi ketika salah satu atau kedua lipatan atau penutup vokal tidak membuka dan menutup dengan benar.

Hal ini bisa disebabkan oleh cedera pada kepala, leher atau dada akibat kanker paru-paru atau tiroid, tumor dari dasar tengkorak, leher, atau dada, atau infeksi.

Orang dengan kondisi neurologis tertentu, seperti penyakit Parkinson dan stroke, juga dapat mengalami kelumpuhan pita suara. Namun, dalam banyak kasus, penyebabnya tidak diketahui.

Jaga selalu kondisi tubuh Moms dan Dads tetap sehat agar suara serak tak mengganggu aktivitas sehari-hari.

ERN/KM

Artikel Terkait