GAYA HIDUP
14 Agustus 2019

Yuk Gunakan Kembali Aksesoris Kepala yang Hits Pada 90-An Ini, Moms!

Gaya klasik memang sangat asyik
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Meski sudah memiliki momongan, tidak ada salahnya untuk tetap stylish.

Iya kan moms?

Nah, kali ini fashion item yang kembali hits kebanyakan berasal dari tahun 90-an. Baik itu konsep dan design pakaian, sepatu, hingga aksesoris lainnya.

Jepit rambut, ikat rambut, dan ikat kepala adalah salah satu aksesoris kepala 90-an yang populer. Setelah sempat terlupakan, kini ikat kepala menjadi salah satu item yang kembai hits.

Jajaran artis papan atas Holywood pun terlihat kembali memakai ikat kepala.

Bella Hadid terlihat mengenakan ikat kepala saat dia berjalan di red carpet Chanel Show sebagai bagian dari Paris Fashion Week pada 2017.

Beyoncé pun mengakui kebalinya tren ikat kepala ini saat diwawancarai oeh Vogue baru-baru ini.

The Duchess of Cambridge juga mengenakan ikat kepala saat dia membawa Pangeran Louis untuk layanan pembaptisannya pada bulan Juli.

Di dalam negeri, pemakaian kembali jepit rambut cantik juga mulai menjadi trend.

Syahrini terlihat sering menggunakannya sejak setelah memutuskan menikah. Hal yang sama juga dilakukan selebritas lain, bahkan yang telah menggunakan hijab.

Asal Mula

aksesoris

Foto: Estystatic.com

Ikat kepala atau bandon menjadi aksesoris fashion di dunia Barat modern pada tahun 1920-an, ketika flappers mulai memakai versi bulu yang berbeda dan berbulu untuk dipasangkan di atas kepala.

Bahkan perancang busana Coco Chanel adalah penggemar ikat kepala, seperti halnya bintang muda Hollywood sepanjang masa keemasan industri hiburan.

Pada 1980-an, aksesoris kepala ini mendapatkan popularitas yang lebih luas.

Namun, seperti halnya fashion item kain, ikat kepala dan jepit akhirnya terupakan.Lalu beberapa tahun belakangan banyak yang meliriknya kembali. Sasah satunya Lele Sadoughi, seorang influencer di media sosial.

Model ikat kepala yang dicintai Lele Sadoughi adalah yang menampilkan detail yang diikat di tengah.

Versi headband Sadoughi mulai beredar di pasaran pada tahun 2018, tak lama sebelum ksesoris ini kembali digemari 2019 ini.

“Akhirnya, influencer melihat aksesoris ini dan mulai berbagi foto mereka mengenakan ikat kepala di Instagram,” kata Lele kepada Fashionista baru-baru ini.

Baca juga : Tampil Fashionable Saat Hamil Ala Natalie Portman

Telah Diprediksi Para Stylish

aksesoris 2

Foto: Bustle.com

Sebelumnya, para stylish mengatakan bahwa aksesoris kepala 90-an akan kembali popular pada suatu hari.

"Ikat kepala adalah aksesori utama yang diperlukan oleh para desainer, dan itu adalah benda simpel namun membuat rambut tetap apik dan rapi untuk musim panas," kata Tina Outen, stylist yang digunakan oleh majalah Vogue dan i-D, seperti dikutip dari theguardian.com

Kembalinya mode ini lebih kepada nuansa nostalgia.

"Sebuah pita yang lebih tipis yang berada lebih jauh di kepala membawa getaran tahun 1960-an, sementara sepotong kain bermotif warna-warni diikat di samping membangkitkan penampilan gadis tahun 1970-an," kata Caryn Franklin, komentator fesyen dan profesor di Sekolah Seni Kingston.

Platform media sosial juga membantu ini, apalagi ditambah dengan hasil foto yang begitu menarik.

Hannah Almassi, direktur editorial Who What Wear UK mengatakan, saat ini aksesoris tersebut banyak dinikmati.

“Masuk akal untuk menambahkan pakaian dengan ikat kepala. Bando bermotif bunga menjadi popular karena sering digunakan dalam festival,” kata dia.

Bando, seperti jepit rambut dan jepit rambut, memang menambah daya tarik dari keseluruhan penampilan. Pasangkan salah satunya meski Moms hanya memakai T-shirt dan jeans.

Ini untuk memberi daya tarik pada nampilan Anda. Bahkan, Anda bisa memakainya couple dengan anak gadis Anda, Moms.

Baca juga : 10 Fakta Seru Seputar Fashion dan Psikologi Manusia

(FAR/CAR)

Artikel Terkait