BALITA DAN ANAK
31 Agustus 2020

Makanan untuk Anak Alergi Susu Sapi, Ini yang Boleh dan yang Perlu Dihindari

Jika anak alergi susu sapi, makanan di bawah ini bisa dijadikan pengganti
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Mengidap alergi makanan tertentu memang kondisi yang tidak menyenangkan ya, Moms. Terlebih jika Si Kecil yang mengalaminya. Perlu ada masa-masa penyesuaian untuk mengajarkan anak memilih makanan yang aman untuk dikonsumsi.

Tugas Moms sedikit lebih menantang jika anak mengalami alergi susu sapi. Sebab, susu sapi serta produk berbahan dasar susu seperti es krim, yoghurt, atau keju umumnya digemari anak-anak.

Untuk itu, kreativitas dibutuhkan agar bisa menciptakan menu-menu alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi.

Selain itu, mengutip dari Eat Right, untuk memastikan Si Kecil aman dari jenis makanan yang memicu alergi khususnya pada alergi susu sapi, berikut beberapa langkah yang bisa Moms coba:

  • Perkenalkan kondisi Si Kecil kepada keluarga, teman dekat, atau pengasuh bahwa anak Moms alergi terhadap susu sapi.
  • Memberikan edukasi kepada anak mengenai “makanan aman” dan “makanan tidak aman” lewat cara yang menyenangkan. Bisa dengan gambar, game, atau buku bacaan.
  • Buatkan bekal makanan dan juga camilan dengan tampilan yang menarik.

Makanan untuk Anak Alergi Susu Sapi yang Harus Dihindari

Mengutip dari Golisano Children Hospital, beberapa makanan untuk anak alergi susu sapi yang harus dihindari ialah makanan kaleng atau frozen yang mengandung susu, sosis yang mengandung keju, cream cheese, sour cream, dan permen karet dengan laktosa. Lantas, apa saja makanan lain yang harus dihindari?

1. Jenis Minuman

Makanan untuk anak alergi susu sapi 1.jpg

Foto: Freepik.com

Bukan hanya jenis makanan untuk anak alergi susu sapi saja yang harus diperhatikan, tapi Moms wajib cek apakah jenis minuman yang Si Kecil konsumsi mengandung susu sapi?

Bukan hanya menghindari susu kemasan, susu bubuk, atau susu kental manis. Namun, jenis minuman seperti bubuk cokelat sekali seduh, teh tarik instan, krim tambahan pada minuman manis, sering luput dari perhatian.

Hindari jenis-jenis minuman ini dan ganti dengan es teh murni, susu kedelai, atau sesekali minuman bersoda masih dikategorikan aman untuk anak alergi susu sapi.

2. Dessert

Makanan untuk anak alergi susu sapi 2.jpg

Foto: Freepik.com

Si Kecil penggemar dessert tapi alergi susu sapi? Nah, kalau seperti ini Moms wajib lebih selektif untuk memilihkan jenis dessert. Hindari jenis dessert seperti es krim, yoghurt, dan segala jenis roti yang sudah pasti mengandung susu sapi.

Agar anak tidak sedih, sediakan makanan untuk anak alergi susu sapi seperti cookies homemade buatan Moms, marshmallows, atau agar-agar dengan isian buah.

3. Pilihan Makanan Sarapan

Makanan untuk anak alergi susu sapi 3.jpg

Foto: Freepik.com

Tidak sedikit orang tua yang kebingungan memilih menu untuk sarapan anak. Biasanya sarapan kebanyakan anak yaitu roti, susu, atau sereal. Tapi ini tidak bisa Moms terapkan di rumah jika Si Kecil punya alergi susu sapi.

Maka, makanan untuk anak alergi susu sapi yang bisa disediakan bisa diganti dengan jus buah, telur dadar, atau jika ingin sedikit lebih berat, buatkan nasi goreng dengan campuran daging cincang.

4. Sayur-sayuran

Makanan untuk anak alergi susu sapi 4.jpg

Foto: Freepik.com

Pada dasarnya, semua jenis sayuran termasuk aman sebagai makanan untuk anak alergi susu sapi.

Tapi, saat Moms sedang makan di luar, tanyakan pada pelayan apakah menu sayur yang dipilih, diproses tumis dengan menggunakan margarin?

Jika terbukti menggunakan margarin, jangan segan untuk meminta sayuran ditumis dengan jenis minyak sayur saja.

5. Jenis Protein

Makanan untuk anak alergi susu sapi 5.jpg

Foto: Freepik.com

Moms pasti selalu menyediakan asupan protein setiap hari di meja makan, bukan? Namun, memilih jenis protein sebagai makanan untuk anak alergi susu sapi sepertinya gampang-gampang susah. Terlebih, jika Moms sekeluarga sedang traveling.

Makan burger dengan isian daging sapi dan tumpukan keju memang menggugah selera Si Kecil, belum lagi sosis yang sering disajikan sebagai menu sarapan di hotel. Tetapi, sebaiknya hindari jenis protein seperti ini, ya,

Moms bisa mengganti jenis protein murni tanpa tambahan roti, keju, ataupun susu. Pilihannya bisa ayam panggang, bacon, kacang-kacangan, atau telur.

Alternatif Makanan untuk Anak Alergi Susu Sapi

Mengutip dari Children’s Hospital of Philadelpia, beberapa jenis makanan yang perlu dihindari untuk anak alergi sapi adalah biskuit, donat, yoghurt, milkshakes, puding, pie, dan mentega.

Lalu, apa saja alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi yang bisa Moms pilih?

1. Susu Kedelai

alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi 1.jpg

Foto: Freepik.com

Si Kecil iri dengan teman-temannya yang bisa dengan bebas minus susu sapi kotak dalam kemasan? Moms bisa membekali Si Kecil dengan susu kedelai yang Moms buat sendiri.

Atau, saat ini pun cukup banyak produk susu kedelai dalam kemasan yang bukan hanya hadir dalam rasa original, tapi juga dengan varian rasa seperti cokelat dan vanila. Nah, ini bisa jadi alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi.

Jenis susu ini dibuat dari ekstrak kacang kedelai. Susu kedelai berasal dari tanaman dan secara alami bebas dari kolesterol, rendah lemak jenuh, dan tidak mengandung laktosa. Tetapi, susu kedelai mengandung protein yang hampir sama banyaknya dengan susu sapi, namun dengan kalori yang lebih rendah.

Walaupun kandungan dalam setiap merek susu kedelai bisa berbeda, umumnya susu kacang dilengkapi dengan kandungan kalsium, vitamin A dan D, riboflavin, dan protein, sehingga menjadikannya sebagai makanan untuk anak alergi susu sapi yang baik.

Susu kedelai mempunyai kandungan fitoestrogen dan isoflavon. Pada orang dewasa, isoflavon dikaitkan pada penurunan risiko penyakit jantung, osteoporosis, serta kanker payudara, sedangkan fitoestrogen mempunyai manfaat dalam mengurangi gejala menopause pada wanita akibat kekurangan estrogen.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi susu kedelai setiap hari, mempunyai risiko osteoporosis 56% yang lebih rendah dibandingkan dengan wanita yang tidak minum susu kedelai.

Belum banyak penelitian mengenai keuntungan susu kacang kedelai pada anak. Walau demikian, susu kacang dan produk kacang kedelai lainnya, aman untuk dikonsumsi selama diikuti diet yang seimbang.

Baca Juga: Bolehkah Anak yang Tidak Alergi Minum Susu Kedelai?

2. Susu Almond

alergi susu sapi

Foto: Orami Photo Stock

Pada Journal of Food Science and Technology disebutkan sebagai jawaban atas alergi susu sapi pada anak ini, industri makanan menghadirkan minuman susu alternatif yang berasal dari sumber nabati, yaitu susu almond dan susu kedelai.

Sesuai dengan namanya, susu ini terbuat dari almond. Susu ini mempunyai tekstur menyerupai produk susu sapi. Kelebihan susu almond ada pada kandungan vitamin E yang tinggi.

Namun, susu almond yang terfortifikasi lebih banyak mengandung air dibandingkan almond. Oleh karena itu, jika Moms menginginkan kandungan vitamin E yang tinggi, lebih baik mengonsumsi almond secara langsung.

Kekurangan susu almond ada pada kandungan vitamin, mineral, dan asam lemak yang lebih rendah daripada susu sapi. Ingat ya Moms, sebaiknya jangan diberikan pada anak jika Si Kecil alergi kacang.

Jika menginginkan susu almond sebagai makanan untuk anak alergi susu sapi, pastikan susu tidak mengandung pemanis buatan atau terfortifikasi dengan kalsium, vitamin A, dan D.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, pastikan Si Kecil mendapatkan asupan protein dan lemak dalam bentuk lain. Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter spesialis anak mengenai susu yang akan diberikan kepada anak Moms.

Baca Juga: 5 Manfaat Susu Almond Dibanding Susu Lainnya

3. Kue Kering Buatan Sendiri

alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi 2.jpg

Foto: Freepik.com

Rasa bosan saat Si Kecil di rumah saja, memicu keinginan dirinya untuk makan jenis-jenis makanan yang mungkin saja menimbulkan alergi.

Tidak ada salahnya berkreasi membuat kue kering tanpa bahan tambahan susu.

Tak perlu bingung dengan bahan-bahannya, sebab ada banyak sekali resep kue kering dairy free di internet yang bisa Moms coba.

4. Selai Kacang

alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi 3.jpg

Foto: Freepik.com

Kombinasikan menu sarapan Si Kecil dengan sajian roti gandum tanpa susu dan olesan selai kacang.

Bisa dipastikan selai kacang yang banyak beredar di pasaran aman dari kandungan susu sapi, karena biasanya hanya berisi kacang, campuran minyak, serta gula.

Sumber protein dari selai kacang juga dapat menggantikan protein dari susu sapi, sehingga selai kacang dianggap sebagai salah satu alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi.

Baca Juga: Bolehkah Bayi 6-12 Bulan Makan Selai Kacang?

5. Makaroni dan Semua Jenis Mi

alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi 4.jpg

Foto: Freepik.com

Alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi lainnya yaitu makaroni atau berbagai jenis mie.

Nah, dengan bahan ini Moms bisa berkreasi dengan berbagai menu. Misalnya mi goreng, spaghetti bolognese, atau tambahkan makaroni pada menu sup sayur Si Kecil.

Jika sedang makan di luar, hindari menu makaroni yang diolah dengan tambahan keju, atau olahan mie dengan tambahan krim.

6. Permen Tanpa Tambahan Susu

alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi 5.jpg

Foto: Freepik.com

Anak-anak sangat menyukai permen. Saat sedang bepergian atau di pesta anak, bisa dipastikan permen jadi hidangan yang diburu.

Sebelum mengizinkan anak mengonsumsi permen, pastikan Moms mencoba permen tersebut apakah ada kandungan susu di dalamnya.

Jika hanya permen dengan rasa buah, masih aman sebagai alternatif makanan untuk anak alergi susu sapi.

Baca Juga: Alergi Susu Sapi pada Anak: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Itulah beberapa jenis makanan untuk anak alergi susu sapi yang bisa Moms berikan.

Hal yang perlu diperhatikan para Moms agar bayi yang lahir terhindar alergi terhadap protein susu sapi di kemudian hari, adalah dengan memberikan ASI eksklusif sampai ia berusia 6 bulan dan selalu mengendalikan lingkungan, seperti cuaca, jauhkan anak dari karpet kotor, menjauhkan dari binatang peliharaan, dan juga asap rokok.

Tetapi, jika Si Kecil menunjukan tanda-tanda gejala alergi susu segera setelah mengonsumsi susu, Moms wajib membawa anak berkonsultasi dengan dokter atau ahli alergi.

Jika mungkin, temui dokter saat reaksi alergi berlangsung, untuk membantu dokter membuat diagnosis yang tepat pada bayi. Kemudian, cari perawatan darurat jika Moms atau anak mengalami tanda-tanda atau gejala anafilaksis.

Semoga membantu untuk Moms baru di luar sana!

Artikel Terkait