BALITA DAN ANAK
8 Juli 2019

Pentingnya Waktu Tidur yang Cukup Bagi Balita

Jangan sampai Si Kecil kurang tidur ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Kita semua tahu bahwa tidur itu sangat penting, tak hanya untuk orang dewasa tapi juga anak-anak.

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa tidur untuk balita sebenarnya jauh lebih penting daripada yang kita sadari.

Sebuah studi baru di Academic Pediatrics sebagaimana dikutip dari verywellfamily.com meneliti hubungan antara perilaku dan tidur pada anak-anak.

Hasilnya ditemukan bahwa tidur yang buruk di awal kehidupan sebenarnya terkait dengan masalah perilaku di kemudian hari.

Baca Juga : Moms, Ini 5 Cara Mendisiplinkan Waktu Tidur Anak

Kebutuhan Tidur Anak-anak

shutterstock_791040970.jpg

Studi ini menemukan bahwa sebenarnya ada tiga periode waktu yang berbeda untuk kebutuhan tidur anak-anak berdasarkan usianya:

  • Anak berusia enam bulan hingga dua tahun membutuhkan tidur lebih dari 12 jam per harinya.
  • Anak berusia antara tiga dan empat tahun sudah memasuki memasuki tahap prasekolah dan memerlukan tidur selama 10 hingga 11 jam per harinya.
  • Anak yang lima hingga tujuh tahun sudah mulai beraktivitas di sekolah. Oleh karena itu mereka membutuhkan waktu tidur 9 jam sehari.

Tips Agar Balita Mendapatkan Waktu Tidur yang Cukup

shutterstock_755987680.jpg

Tahukah Moms, menurut hasil penelitian mengungkapkan bahwa anak-anak yang kurang tidur pada usia balita memiliki masalah perilaku lebih daripada mereka yang tidur lebih lama.

Kita tahu bahwa tidur adalah "bekerja" untuk balita, yang berarti bahwa banyak pertumbuhan dan perkembangan mereka benar-benar terjadi selama tidur, jadi masuk akal untuk memastikan bahwa balita mendapatkan jadwal tidur yang sehat.

Jika moms kesulitan membuat balita kamu tidur, berikut adalah beberapa tips yang mungkin membantu:

1. Sudahi Screen Time Sejam sebelum Tidur

Sudahi screen time setidaknya satu jam sebelum tidur. Layar merangsang otak, jadi alih-alih membantu membantu balita, mereka dapat menjadi bumerang.

Alih-alih menggunakan tablet atau TV, buat buku pengantar tidur untuk membantu menenangkan Si Kecil.

Baca Juga : Kenapa Anak Susah Tidur?

2. Konsisten

Bersikaplah konsisten. Ini bisa sangat sulit, tetapi konsistensi adalah kuncinya. Jika orang tua melatih anak untuk tidur di ranjangnya sendiri, misalnya, mungkin perlu berulang kali mengembalikan balita ke tempat tidur sebelum berhasil.

3. Waktu Tidur Tak Perlu Ditumpuk Saat Malam Hari

Ingatlah bahwa tidur dapat terjadi secara tiba-tiba. Balita membutuhkan sekitar 15 jam sehari untuk tetap sehat, tetapi itu tidak berarti tidur langsung 15 jam di malam hari.

Sebaliknya, waktu itu dapat dipecah antara tidur siang. Dan setiap balita berbeda, jadi perhatikan isyarat anak sendiri bahwa ia lelah dan bisa sesuaikan.

Selamat mencoba Moms!

(TPW/CAR)

Artikel Terkait