KESEHATAN
21 Februari 2020

5 Faktor Penyebab Insomnia Pada Anak, Salah Satunya Stres!

Atasi penyebabnya agar tidur anak berkualitas
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Dina Vionetta

Kalau mengingat pentingnya tidur bagi kesehatan dan tumbuh kembang, insomnia pada anak tentu harus segera diatasi ya, Moms?

Menurut National Sleep Foundation, insomnia adalah kondisi dimana seseorang sulit untuk tertidur, tetap tertidur, maupun bangun terlalu awal dari seharusnya meski ada kesempatan untuk tidur dengan normal.

Diketahui ada dua tipe insomnia berdasarkan durasinya, yaitu insomnia akut yang terjadi sewaktu-waktu karena situasi tertentu dan insomnia kronis yang berlangsung setidaknya tiga malam dalam seminggu dan berlangsung selama tiga bulan berturut-turut.

Durasi dan kualitas tidur yang tidak baik karena insomnia pada anak dapat mengakibatkan dampak negatif seperti rewel, perubahan mood, hiperaktivitas, berkurangnya konsentrasi, serta masalah pada daya ingat.

Faktor Penyebab Insomnia pada Anak

Supaya bisa mengatasi insomnia pada anak dengan efektif, ketahui dulu beberapa penyebab insomnia pada anak berikut ini ya, Moms.

1. Penggunaan Gadget dan Alat Elektronik

Stress, 1 dari 5 Faktor Penyebab Insomnia Pada Anak 1.jpg

Foto: cnn.com

Dalam studi yang dilansir oleh jurnal ilmiah JAMA Pediatrics, terungkap kalau kebiasaan menggunakan gadget dan alat elektronik di waktu tidur bisa jadi penyebab insomnia pada anak.

Seperti dijelaskan Charles A. Czeisler dari divisi pengobatan tidur di Harvard Medical School, cahaya biru yang dipancarkan oleh layar gadget dapat menekan produksi hormon tidur melatonin sehingga anak jadi sulit tertidur.

Baca Juga: Daripada Main Gadget, Mari Lakukan 5 Aktivitas Berkebun yang Cocok untuk Balita di Luar Rumah

2. Stress

Stress, 1 dari 5 Faktor Penyebab Insomnia Pada Anak 2.jpg

Foto: imperfectfamilies.com

Moms pasti sudah tahu kan, kalau anak juga bisa stress karena berbagai sebab? Nah, stress juga rupanya bisa menjadi penyebab insomnia pada anak.

Sharon Melnick, psikolog dan penulis buku Success Under Stress, menjelaskan kalau stress mengaktifkan sistem saraf simpatik yang membuat pikiran lebih awas dan waspada, sehingga anak maupun orang dewasa jadi sulit tertidur.

3. Konsumsi Kafein atau Stimulan Lain

Stress, 1 dari 5 Faktor Penyebab Insomnia Pada Anak 3.jpg

Foto: deseret.com

Meski tidak pernah minum kopi, insomnia pada anak juga bisa terjadi karena mengonsumsi terlalu banyak makanan atau minuman lain yang mengandung kafein, seperti minuman coklat, dark chocolate, es krim kopi, minuman berenergi, atau teh.

Jenis obat antidepresan, kortikosteroid, antikonvulsan, dan obat untuk ADHD juga diketahui memiliki efek samping membuat anak sulit tertidur.

Baca Juga: Kelebihan Kafein Bisa Sebabkan Kuping Berdengung, Ini Penjelasannya!

4. Kondisi Medis

Stress, 1 dari 5 Faktor Penyebab Insomnia Pada Anak 4.jpg

Foto: goodhousekeeping.com

Dikutip dari situs Cleveland Clinic, gejala yang muncul akibat kondisi medis tidak jarang membuat anak susah tertidur.

Misalnya karena sesak napas saat asma, hidung tersumbat karena pilek atau alergi, atau kulit gatal karena eksim.

Gangguan kesehatan lain seperti fibromyalgia, kram otot, kram di tungkai bawah (growing pain), naiknya asam lambung (heartburn), dan masalah tiroid juga bisa menyebabkan insomnia pada anak.

5. Gangguan Neurodevelopmental

Stress, 1 dari 5 Faktor Penyebab Insomnia Pada Anak 5.jpg

Foto: brisbanekids.com.au

Yang dimaksud dengan gangguan neurodevelopmental adalah kondisi perkembangan otak dan fungsi sistem saraf yang tidak sempurna.

Nah, rupanya gangguan neurodevelopmental seperti autisme, sindrom Asperger, maupun keterbelakangan mental juga bisa meningkatkan resiko anak mengalami insomnia.

Baca Juga: Si Kecil Sulit Berinteraksi dengan Temannya, Kenali 7 Tanda Balita Asperger

Apa Moms tahu penyebab insomnia pada anak lain yang belum disebutkan di atas?

Artikel Terkait