BALITA DAN ANAK
23 Agustus 2019

Ternyata, Ini Penyebab Bibir Kering pada Anak

Bibir kering bisa menjadi pecah-pecah dan mengakibatkan luka, lho
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Orami

Moms, bibir Si Kecil kering sampai jadi pecah-pecah? Pasti Si Kecil merasakan sakit karena ternyata bibir kering pada anak juga bisa jadi luka, lho.

Apalagi saat kondisi cuaca sedang berubah-ubah, suhu dan kelembapan udara pun berubah-ubah sehingga sangat rentan bagi Si Kecil untuk mengalami bibir kering.

Bila bibir kering ini dibiarkan dalam waktu lama, anak akan mengalami bibir pecah-pecah yang nantinya mengakibatkan luka dan membuat anak kesulitan berbicara atau makan.

Kulit anak lebih sensitif dibandingkan orang dewasa, untuk itu sangat penting bagi Moms dan Dads mengetahui apa sebab bibir kering supaya bisa mencegahnya.

Baca Juga: 8 Fakta tentang Menstrual Cup yang Perlu Moms Ketahui

1. Dehidrasi

Penyebab Bibir Kering pada Anak2.jpg

Tidak hanya bibir kering, dehidrasi bisa berakibat pada beberapa penyakit, lho, Moms, misalnya saja kelelahan karena kurang cairan. Selain karena kurang minum, dehidrasi juga bisa disebabkan oleh cuaca yang sangat kering atau panas.

Saat cuaca panas, tubuh anak akan mengeluarkan banyak cairan seperti keringat. Karena akan mengeluarkan banyak cairan inilah, maka anak pun butuh asupan cairan yang cukup juga. Apabila asupan airnya kurang, maka tubuh akan memiliki kandungan air yang lebih rendah sehingga menyebabkan bibir kering.

2. Kekurangan Nutrisi

Penyebab Bibir Kering pada Anak3.jpg

Bibir kering dan pecah-pecah juga bisa jadi pertanda kalau gizi yang dimiliki Si Kecil tidak cukup, Moms. Apabila anak didiagnosis memiliki tingkat nutrisi dan vitamin yang kurang bagi tubuh, maka bibir bisa jadi gagal mendapatkan kelembapan yang seharusnya.

Apalagi jika anak punya kekebalan tubuh yang rendah, tidak hanya bibir kering, beberapa penyakit lain pun bisa muncul.

Baca Juga: 3 DIY Masker Alami untuk Menghilangkan Komedo

3. Alergi

Penyebab Bibir Kering pada Anak 1.jpg

Alergi pada anak bisa terjadi dalam berbagai bentuk, beberapa di antaranya bisa dipicu bahkan hanya karena menggunakan jenis pakaian tertentu. Bila kulit anak Moms sensitif, bisa jadi bibir kering ini disebabkan karena reaksinya terhadap lotion atau krim, atau bahkan karena pakaiannya.

Perhatikan juga apabila Moms sering mencium bibir anak atau menggunakan sumpit, bisa jadi hal tersebut yang memicu alergi dan membuat bibir kering.

4. Kebiasaan Bernapas Lewat Mulut

Penyebab Bibir Kering pada Anak4.jpg

Pada beberapa anak, ada juga yang tanpa sadar sering bernapas lewat mulut. Dengan bernapas lewat mulut, pasokan udara akan terus menerus hilir mudik di sekitar bibir. Udara ini akan selalu mengambil uap air yang ditemukan di jalurnya, tak terkecuali sekitar bibir.

Selain bisa membuat bibir kering dan pecah-pecah, bernapas lewat mulut pun bisa membuat anak bisa tersedak atau pernapasannya tersumbat.

5. Kebiasaan Menjilat Bibir

Penyebab Bibir Kering pada Anak5.jpg

Anak Moms punya kebiasaan menjilat bibir? Kebiasaan ini harus segera dihentikan, ya. Tidak hanya membuat bibir kering, kebiasaan menjilat bibir juga kurang baik apabila diteruskan sampai dewasa. Siklus berulang di mana air liur membasahi bibir sampai kering bisa jadi membuat bibir kering dan pecah-pecah.

“Menjilat bibir membuat pengeringan lapisan kulit paling atas, yang menyebabkannya mengering dan terlepas dari lapisan di bawahnya,” kata dokter kulit Jessica Krant, pendiri The Art of Dermatology, New York City.

Baca Juga: Menular Pada Anak di Bawah 10 Tahun, Ini 4 Gejala Flu Singapura

6. Penyebab Lain

Penyebab Bibir Kering pada Anak6.jpg

Selain beberapa poin di atas, ada juga sebab-sebab lain bibir kering pada anak, misalnya saja cuaca yang berangin, kurangnya kelembapan udara, terpapar sinar matahari terlalu sering, atau bahkan gejala penyakit Kawasaki.

Moms, cara mencegah bibir kering yang bisa dilakukan adalah dengan sering-sering meminta anak minum air putih dan makan buah-buahan. Apabila bibir kering ini masih berlanjut dan menyebabkan anak jadi kesulitan beraktivitas, segera konsultasi ke dokter, ya.

(SR/ERN)

Artikel Terkait