TRIMESTER 3
17 September 2020

11 Tips Melahirkan Lancar untuk Ibu Hamil 9 Bulan, Yuk Coba!

Sudah waktunya, tapi bayi belum keluar juga? Coba cara ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Bagi Moms yang akan melahirkan normal untuk pertama kalinya, mencoba membayangkan sensasi dalam tubuh Moms saat proses melahirkan adalah hal biasa yang paling sering dipikirkan oleh kebanyakan orang melahirkan.

Persalinan dan kelahiran adalah sesuatu yang tidak dapat dipikirkan bahkan oleh ibu melahirkan kecuali Moms mengalaminya sendiri. Namun Moms tentu berpikir bahwa mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadapi persalinan agar proses melahirkan lancar dan normal tanpa jahitan adalah ide bagus.

Menurut pendapat para ahli, wanita hamil yang tetap bugar cenderung mengalami proses melahirkan lebih singkat. Kebugaran meningkatkan daya tahan tubuh, dan Moms lebih mampu menjalani proses melahirkan sehingga persalinan lancar, dan akhirnya kecil kemungkinan Moms membutuhkan intervensi medis.

Selain menjaga asupan nutrisi, Moms juga sebaiknya tetap aktif bergerak dan melakukan aktivitas rutin sehari-hari. Berjalan kaki di pagi hari, disertai gerak badan ringan, teknik pernapasan dan peregangan otot akan membantu memudahkan proses melahirkan agar persalinan lancar.

Jika Moms sudah mengalami kontraksi, berjalan kaki adalah cara bagus untuk mendorong kontraksi terus berlanjut. Berjalan membantu memindahkan bayi ke panggul, dan gravitasi memberikan tekanan pada leher rahim, yang dapat melunakkannya atau membantu membukanya. Berjalan adalah cara paling aman dan mudah bagi ibu melahirkan agar persalinan lancar.

Baca Juga: 3 Tahap Kontraksi Sebelum Melahirkan yang Moms Perlu Tahu

Tips Persalinan Lancar untuk Ibu Hamil 9 Bulan

Menurut penelitian yang diterbitkan National Library of Medicine, sebanyak 50 persen dari 201 perempuan yang diteliti mencoba cara-cara alami untuk memicu kontraksi persalinan.

Nah, jika kehamilan Moms sudah memasuki usia 40 minggu, tidak ada salahnya untuk mencoba tips agar cepat melahirkan di bawah ini.

1. Senam Ibu Hamil

Senam-Hamil-2-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Mempersiapkan diri untuk proses melahirkan dan melatih beberapa gerakan sebelum menghadapi momen terpenting bagi setiap ibu melahirkan akan menolong Moms merasa lebih tenang, sehingga persalinan akan lancar dan bahkan bisa melahirkan normal tanpa jahitan.

Moms bisa mengikuti kelas latihan prenatal untuk kelompok kecil selama kehamilan sesuai petunjuk dokter atau bidan.

Nah, dalam kelas latihan prenatal ini diajarkan gerakan senam ibu hamil untuk melenturkan daerah uterus, memperkuat otot-otot dasar panggul (pelvic), diskusi seputar kehamilan dan persalinan, simulasi proses kelahiran, dan membantu kontraksi rahim agar lebih efektif serta membantu proses melahirkan agar persalinan lancar.

Lakukan senam ibu hamil secara rutin di bawah bimbingan instruktur ahli.

2. Posisi Jongkok

04 posisi jongkok - sumber blogudemy.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Posisi ini sangat membantu melahirkan lancar karena membuka panggul dan meningkatkan tekanan pada bagian bawah perut sehingga kepala janin terdorong ke luar. Tetapi posisi jongkok ini sangat melelahkan, sehingga Moms harus sering melakukannya selama kehamilan dan terutama masa-masa menjelang persalinan.

Posisi jongkok selama kehamilan akan memperkuat otot-otot paha, perut, dan meningkatkan elastisitas jalan lahir hingga 20-30 persen.

Tahukah Moms? Mengepel lantai dengan tangan dalam posisi jongkok juga dapat membantu melahirkan normal, lho. Jika Moms rajin melakukannya maka niscaya bisa menghilangkan perkiraan panggul sempit dan mengurangi berbagai hambatan dan rasa sakit selama proses melahirkan.

Saat mengepel dengan posisi jongkok, lakukan gerakan menungging dengan posisi kedua kaki ditekuk, tangan dalam posisi tegak lurus, telapak tangan dan lutut menempel di permukaan lantai.

Kemudian angkat pinggang dan panggul ke arah atas, tundukkan kepala, tahan sambil menghitung sampai hitungan kedelapan. Setelah itu angkat kepala dan gerakkan kain pel dengan tangan untuk membersihkan lantai.

Namun, Moms harus tetap berhati-hati mengepel lantai karena lantai bisa saja licin dan Moms bisa jatuh atau terpeleset sehingga berisiko membahayakan janin, menimbulkan pendarahan, dan berbagai komplikasi kehamilan.

Apalagi bila Moms punya keluhan sakit pinggang atau punggung. Wah, bisa berbahaya! Sebaiknya lakukan latihan jongkok ringan dengan bantuan palang kayu atau besi, kursi, meja, pegangan tangga, dan sebagainya. Lakukan secara rutin, ya, Moms.

Baca Juga: 4 Jenis Kontraksi saat Hamil, Bumil Wajib Tahu!

3. Latihan Kegel

senam hamil sekolahnya bumil hero banner magz (1510x849)

Foto: Orami Photo Stock

Otot-otot dasar panggul membantu menjaga dan mendukung elastisitas organ panggul, yakni rahim, kandung kemih, dan usus. Jika Moms melatih menguatkannya dengan latihan Kegel, maka penderitaan pada masa-masa akhir kehamilan seperti wasir dan kebocoran urin akan lebih ringan.

Latihan Kegel juga membantu proses melahirkan agar persalinan lancar.

Bagaimana cara melakukannya? Cobalah menahan kencing ketika sedang duduk di toilet atau di mana saja dan kapan saja tanpa mengencangkan otot perut, pantat, atau paha.

Ketika Moms berhasil memulai dan menghentikan buang air kecil atau merasakan otot vagina mengencang, itu berarti Moms menggunakan otot dasar panggul, otot-otot yang harus mengendur selama latihan Kegel.

Moms dapat melakukan latihan Kegel dengan dua cara, baik dengan menahan atau dengan cepat mengendurkan otot dasar panggul. Untuk melakukan gerakan Kegel lambat, kencangkan otot dasar panggul dan tahan selama 3 sampai 10 detik.

Kemudian rileks dan ulangi hingga 10 kali. Untuk melakukan latihan Kegel cepat, kencangkan dengan cepat dan kendurkan otot panggul 25 sampai 50 kali. Rileks selama 5 detik dan ulangi gerakan hingga empat kali.

4. Pernafasan dengan Yoga

Pelajari Posisi Yoga yang Aman untuk Ibu Hamil

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu aktivitas yang menyenangkan dan memberikan manfaat untuk persiapan persalinan adalah latihan yoga. Yoga biasanya termasuk dalam gerakan senam ibu hamil, yang berfungsi membantu pernapasan dan meredakan ketegangan agar ibu melahirkan lebih rileks dalam mempersiapkan diri menjelang persalinan.

Latihan pernapasan dalam yoga bisa menenangkan Moms untuk mengatasi rasa sakit saat proses melahirkan sehingga Moms bisa melahirkan normal tanpa jahitan, serta memicu sistem saraf yang memperlancar pembukaan dan peregangan dinding vagina.

5. Berhubungan Suami Istri

5 Perubahan Gairah Seks yang Terjadi Saat Hamil

Foto: Orami Photo Stock

Berhubungan intim dengan pasangan pada minggu-minggu akhir menjelang persalinan dapat menstimulasi produksi hormon oksitosin yang merangsang kontraksi. Selain itu, cairan sperma suami juga dapat membantu melenturkan dan melebarkan leher rahim.

Namun Moms tetap harus berhati-hati saat berhubungan intim dan lakukan dengan posisi senyaman mungkin dengan risiko minimal. Posisi yang dianjurkan adalah woman on top.

Baca Juga: 6 Cara Meredakan Nyeri Kontraksi Melahirkan

6. Lakukan Pijat Perineum

tips melahirkan lancar untuk ibu hamil 9 bulan

Foro: Orami Photo Stock

Dari sekitar 34 minggu, mulailah memijat lembut perineum Moms (area antara pembukaan vagina dan anus kita) menggunakan minyak gandum atau minyak almond manis, untuk membantu mencegah sakit saat melahirkan nantinya.

Selama persalinan, Moms akan merasa lebih percaya diri dengan kemampuan tubuh sendiri untuk mengatasi masalah ini dan lebih rileks saat mendorong bayi keluar nantinya, meskipun mungkin agak sulit, namun Moms tidak akan merasakan kesakitan yang amat sangat.

Pernahkah Moms melahirkan normal? Apakah Moms punya tips agar persalinan bisa berjalan lancar?

7. Ibu Hamil Harus Tetap Aktif

tips jalan kaki saat hamil

Foro: Orami Photo Stock

Tetap aktif selama kita hamil merupakan hal yang penting. Nah, mudahnya, Moms bisa berjalan-jalan di sekitar rumah saja selama persalinan, Moms seharusnya tidak membutuhkan pereda nyeri dan kemungkinan besar mengalami persalinan yang lebih cepat dari seharusnya.

Alangkah baiknya jika Moms sering berjalan-jalan, daripada hanya baring-baring saja.

8. Pijatan untuk Membuat Ibu Rileks

melahirkan lancar dengan pijat persalinan

Foro: Orami Photo Stock

"Pijat secara teratur selama kehamilan akan membantu ibu hamil untuk bernapas ke area yang tidak nyaman, mengendurkan otot yang tegang,” kata Paula Jaspar, terapis pijat terdaftar di Vancouver

Paula menambahkan bahwa otot-otot yang dibuat kenyal dari pijatan biasa menjadi lebih cepat rileks setelah kontraksi selama persalinan, membuat istirahat di antara kontraksi terasa sedikit lebih lama.

Apakah pijat membantu dalam persalinan? Ya, ternyata pijat juga bisa membantu meredakan sakit punggung yang dialami oleh ibu hamil saat melahirkan dan melepaskan keteganggan yang ada.

Selain menggunakan pijat bersertifikasi, Moms juga bisa meminta bantuan suami untuk menenangkan dan membuat rilek tubuh kita.

Baca Juga: 4 Essential Oil untuk Pijat Hamil yang Aman dan Menenangkan

Menurut penelitian, sentuhan kuat seperti berpegangan tangan atau menekan dengan kuat pada lengan atas atau paha aka meningkatkan produksi oksitosin, mendorong persalinan untuk berjalan cepat. Jika Moms mempertimbangkan pijat, bisa coba pijat prenatal juga lho.

9. Lakukan Hipnosis

tips untuk melahirkan lancar

Foto: Orami Photo Stock

Cara lain untuk mendapatkan relaksasi adalah dengan hipnosis. Apa itu? Ini adalah bentuk terapi yang membutuhkan relaksasi mendalam atau keadaan trance yang sama seperti yang kita alami selama meditasi.

Shawn Gallagher, hipnoterapis bersertifikat dan pensiunan bidan di Toronto, mengatakan hipnosis mengajarkan ibu hamil untuk rileks secara mendalam, sehingga mereka bisa jauh lebih nyaman dalam melakukan proses persalinan. Namun ada juga yang melakukan hipnosis untuk mencari cara yang efektif untuk mengatasi persalinan, yang lain datang karena mereka sangat cemas tentang kelahiran tersebut.

10. Membantu Posisi janin untuk Optimal

duduk tegak bisa membantu lancar melahirkan

Foto: rennwellness.com

Biasanya yang dilakukan ibu hamil tidaklah banyak bergerak. Kita cenderung untuk duduk di sofa atau mengendarai mobil, sehingga memungkinkan gravitasi untuk mendorong tulang belakang bayi untuk berguling ke belakang tubuh ibu hamil.

Posisi janin yang optimal adalah konsep yang dikembangkan oleh bidan Selandia Baru Jean Sutton, yang dapat membantu menempatkan bayi pada posisi terbaik, yaitu menghadap ke belakang ibu sebelum persalinan dimulai.

Jika bagian belakang kepala bayi diputar untuk menekan tulang ekor ibu, Moms akan mengalami nyeri punggung yang hebat saat persalinan dan seringkali juga persalinan berjalan lebih lambat. Kadang-kadang bayi posterior ini membutuhkan bantuan penjepit atau ekstraksi vakum untuk dilahirkan.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?

“Habiskan waktu setiap hari duduk tegak dengan sedikit bersandar ke depan, atau berlutut di lantai sambil mencondongkan tubuh ke depan ke sofa,” saran Banack, seorang pendidik persalinan.

Satu studi menemukan bahwa berada di tangan dan lutut selama 10 menit dua kali sehari sejak usia kehamilan 37 minggu hingga awal persalinan tidak mengurangi jumlah bayi yang masih dalam posisi posterior saat lahir. Para pendukung OFP berpendapat bahwa wanita harus memulai lebih awal (34 minggu) dan menghabiskan waktu lebih lama (30 menit dua kali sehari) dalam posisi ini.

Baca Juga: 5 Teknik Mengubah Posisi Janin Agar Tidak Sungsang

11. Sewa Doula saat Melahirkan

doula untuk ibu melahirkan

Foto: Orami Photo Stock

Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika seorang wanita menerima dukungan persalinan terus menerus dari doula, ibu hamil cenderung tidak memerlukan obat penghilang rasa sakit dan intervensi medis lainnya. Seorang doula bisa membantu memberikan kita kekuatan dan keberanian saat menjalani persalinan

Mereka mendorong seorang ibu hamil untuk fokus dan bernapas, menyarankan posisi untuk membantu kemajuan persalinan dan memberikan dorongan. Jadi sangat membantu Moms untuk memiliki pengalaman melahirkan yang baik.

Moms bisa menemukan doula yang tepat dengan meminta referensi dari pengasuh, pendidik persalinan, teman, kolega, atau dokter kandungan kita.

Itu dia Moms beberapa tips yang dapat dilakukan ibu yang sedang hamil 9 bulan untuk melahirkan dengan lancar nantinya. Semoga membantu ya Moms.

Artikel Terkait