3-5 TAHUN
17 Juli 2019

Menyambut Hari Anak, Sudahkah Moms Penuhi 4 Hak Anak Ini?

Apa hak-hak anak ini sudah terpenuhi?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Sejak dahulu, permasalah pada anak-anak memang sudah terjadi. Tidak heran bahkan organisasi besar seperti Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) juga peduli terhadap hal ini.

Di Indonesia sendiri, Hari Anak Nasional jatuh pada 23 Juli setiap tahunnya. Perayaan ini bertujuan untuk menghormati hak-hak anak.

Selain itu, Hari Anak Nasional juga dirayakan sebagai perenungan bagaimana sebuah bangsa dapat membantu anak-anak memiliki yang terbaik dalam hidup mereka. Termasuk penyakit yang diderita, ataupun hal-hal yang harus dihadapi Si Kecil, baik di rumah maupun di sekolah.

Nah, berikut ini adalah hak anak yang harus didapatkan Si Kecil. Sudahkah Moms dan Dads memenuhinya?

Baca Juga: Tak Disangka, Ini 5 Keuntungan Jika Anak Sering Bermain di Luar Rumah

Hak Bermain

hak anak untuk bermain

Hak anak yang pertama adalah bermain dan berkreasi, yakni hak dasar yang harus didapatkan Si Kecil. Bermain untuk anak sendiri memiliki beragam manfaat, termasuk meningkatkan imajinasi untuk menciptakan banyak ide.

Lebih baik, kegiatan bermain dilakukan di luar rumah dengan bimbingan dan pengawasan orang tua. Apalagi saat ini dengan serangan gawai, tentu akan sangat baik mengajak si kecil untuk bermain di luar ruangan.

WHO menyatakan kalau interaksi tatap muka dengan orang tua atau wali sangat penting untuk perkembangan anak kecil. Membacakan mereka cerita, bermain, dan aktivitas fisik dianggap jauh lebih penting daripada screen time.

Main di luar ruangan juga nyatanya membuat anak sehat baik secara fisik maupun mental. Ajak anak Moms, bermain di luar ruangan, mengenal alam, dan menemukan hal-hal baru yang mungkin juga tidak ditemukan di sekolah.

Baca Juga: Kapan Usia Paling Tepat untuk Merencanakan Dana Pendidikan Anak?

Hak Pendidikan

hak anak untuk bermain

Hak anak kedua yang harus didapatkan buah hati adalah pendidikan. Pendidikan tentu bukan hanya didapatkan melalui sekolah formal. Nyatanya, pendidikan pertama bermula di rumah, baik oleh Moms maupun Dads yang akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental Si Kecil.

Pendidikan awal yang bisa dilakukan orang tua antara lain adalah latihan motorik, latihan pengenalan huruf, bercerita, dan mewarnai.

Diketahui kurangnya pendidikan di rumah berdampak buruk pada Si Kecil, seperti malu dan tidak bersemangat saat berada bersama banyak orang. Hal itu juga akan berdampak pada tumbuh kembangnya.

Meski begitu, pada usia sekolah, jangan lupakan pula hak anak untuk sekolah. Pakar pendidikan dan Dekan Fakultas Humaniora di Universitas Wits, Ruksana Osman mengatakan kalau sekolah adalah hak anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua dan juga pemerintah.

“Ada tanggung jawab besar pada pemerintah untuk dan masyarakat sipil untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan ditingkatkan untuk semua anak, terutama mereka yang berasal dari rumah tangga miskin,” kata Osman.

Hak Perlindungan

hak anak untuk bermain

Ketiga adalah hak anak untuk mendapatkan perlindungan. Sebagai orang tua tentu Moms dan Dads akan melindunginya dengan sekuat tenaga.

Meski begitu, ajari juga Si Kecil untuk menolak dan berkata tidak serta menjaga dirinya sejak dini. Termasuk juga ajariia menjaga privasi dan bagian tubuhnya yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Keamanan Anak Saat Beraktivitas di Alam Bebas

Hak Mendapatkan Akta Kelahiran (Legalitas)

hak anak untuk bermain

Hak anak keempat merupakan hak untuk mendapatkan Akta Kelahiran, yang berarti berkaitan dengan diri Si Kecil mendapatkan status kebangsaan, yang merupakan hak kelima yang harus dipenuhi berdasarkan kesepakatan PBB.

Ditambah lagi, saat ini anak memiliki kesempatan untuk memiliki KIA (Kartu Identitas Anak) yang diterbitkan oleh Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten/kota.

Sementara itu, lima hak lainnya adalah makanan (nutrisi dan gizi), akses kesehatan, rekreasi, kesamaan, dan berperan dalam pembangunan. Kelima hak terakhir ini juga sama pentingnya, namun bisa dipenuhi dengan memenuhi lima yang pertama.

Kalau ke semua hak anak ini dipenuhi, tentu generasi penerus Indonesia akan lebih baik lagi. Kalau Moms sendiri, sudahkah memenuhi seluruh hak Si Kecil?

(TPW)

Artikel Terkait