BALITA DAN ANAK
8 Desember 2019

Tanda Balita Konstipasi, Yuk Kenali!

Selain sakit perut, adakah hal lain yang menjadi tanda balita konstipasi?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Anak yang mengalami masalah sembelit atau konstipasi biasanya mempunyai masalah dengan pencernaannya. Orang tua perlu tahu apa saja tanda balita konstipasi agar dapat segera memberikan penanganan yang tepat.

Tetapi, tahukah Moms apa sebenarnya yang dimaksud dengan konstipasi?

Pengertian Konstipasi

Kenali tanda-tanda balita konstipasi (1).jpg

Umumnya, orang tua menganggap konstipasi adalah kesulitan untuk buang air besar (BAB). Pengertian ini ternyata kurang tepat, Moms. Sebelum mengenali tanda balita konstipasi, Moms perlu memahami dulu makna konstipasi yang sebenarnya.

Dalam situs web Ikatan Dokter Anak Indonesia dijelaskan, konstipasi adalah ketidakmampuan buang air besar secara sempurna. Tanda BAB tidak sempurna bisa dilihat dari menurunnya frekuensi BAB, bentuk tinja yang lebih keras, lebih besar, dan terasa nyeri saat melakukan BAB.

Jadi, konstipasi bukan sebatas tidak bisa atau sulit mengeluarkan tinja. Bila frekuensi BAB Si Kecil cukup sering, namun tiap kali BAB ia selalu merasa kesakitan karena susah mengeluarkan tinja, maka itu termasuk tanda balita konstipasi.

Baca Juga: Ketahui 6 Penyebab Sembelit

Tanda Lain Balita Konstipasi

Kenali tanda-tanda balita konstipasi (4).jpg

Lalu, apa saja tanda balita konstipasi yang lain?

  • Dalam seminggu BAB kurang dari tiga kali
  • Tekstur tinja keras, kering, dan sulit dikeluarkan
  • Merasa kesakitan tiap kali hendak mengeluarkan tinja
  • Sakit perut
  • Terdapat bercak tinja encer pada celana dalam Si Kecil (tanda tinja tertahan di rektum)
  • Mengompol (saat tidur malam maupun siang)
  • Terdapat darah pada tinja yang keras
  • Perut kembung atau seperti bengkak

Dikutip dari situs web Mayo Clinic, ada juga contoh lain tanda balita konstipasi. Anak yang kesulitan BAB biasanya malah makin berusaha menahannya karena takut merasakan sakit.

Moms bisa menduga Si Kecil sedang menahan BAB bila ia terlihat

  • menyilangkan kakinya secara kencang
  • menolak duduk atau berdiri diam
  • banyak menggoyang-goyangkan tubuhnya atau berlarian
  • “ekspresi” wajahnya tidak wajar (seperti sedang menahan sakit).

Baca Juga: Cegah Sembelit dengan 6 Makanan dan Minuman Ini

Penyebab Balita Konstipasi

Kenali tanda-tanda balita konstipasi (1).jpeg

IDAI menyebut konstipasi sebagai masalah kesehatan anak yang cukup tinggi, termasuk pada usia balita. Secara umum, berikut penyebab balita konstipasi:

  • Kebiasaan menahan BAB
  • Sedang dalam fase toilet training
  • Kurang asupan serat dari buah dan sayuran segar
  • Sedang bepergian jauh (beradaptasi dengan toilet yang berbeda-beda)
  • Alergi susu sapi
  • Sedang mengonsumsi obat tertentu
  • Kurang aktif bergerak

Baca Juga: Kenali Sembelit Pada Anak dan 5 Cara Mengatasinya

Setelah mengenali tanda balita konstipasi, Moms dapat mencoba cara mengatasi masalah konstipasi pada anak sebagaimana dianjurkan oleh para pakar kesehatan: memperbaikai asupan gizi Si Kecil.

“Memenuhi kebutuhan cairan anak juga dapat membantu melunakkan dan melancarkan pengeluaran tinja,” ujar Jennifer House, ahli diet khusus anak dan keluarga yang berbasis di Calgary.

Sementara, Dr Margie Danchin, spesialis anak dari The Royal Children’s Hospital di Victoria, Australia mengingatkan orang tua agar tidak keliru mengenali tanda balita konstipasi.

Sebagaimana sudah disebutkan di atas, tanda balita konstipasi yang utama bukanlah pada berkurangnya frekuensi Si Kecil BAB, melainkan pada kesulitan atau kesakitan yang ia rasakan saat berusaha BAB.

(AN)

Artikel Terkait